Merubah Konfigurasi PHP 7.0 dari Production ke Development

Assalamu’alaikum wr.wb.
A. Pengertian
    Menurut wikipedia bahasa Indonesia, PHP(Hypertext Preprocessor) adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.
B. Latar Belakang
     Latar belakang permasalahan yang terjadi kali ini saat kita melalukan coding dan kita membuka pada web browser jika kita melakukan kesalahan dan kesalahan tersebut tidak tampil di halaman browser tersebut. Maka dari itu kita harus merubah konfigurasi dari php yang kita miliki dari default awalnya production menjadi development. PHP versi development hanya digunakan oleh pembuat aplikasi web ( developer web aplication ) dan tidak boleh digunakan pada server public, versi ini dapat memunculkan atau memperlihatkan error saat progremer membuat aplikasi web atau coding web.

C. Alat dan Bahan
  • Laptop
  • PHP 7.0
  • OS XUbuntu 16.10
  • Web Browser
D. Tujuan
     Bertujuan untuk mengetahui dan menampilkan error yang terjadi pada saat kita mengcoding dan codingan tersebut ditampilkan pada web browser.
E. Tahap Pelaksanaan
  • Buka terlebih dahulu terminal yaitu pada Menu -> Ketikkan pada pencarian Terminal Emulator.
  • Selanjutnya kita akan masuk ke superuser yaitu dengan memasukkan perintah “sudo su” dan masukkan password.
  •  Langsung saja masukkan perintah untuk membackup file default php.ini yaitu dengan merubah nama file php.ini dengan memasukkan perintah “sudo mv /etc/php/7.0/apache2/php.ini /etc/php/7.0/apache2/php.ini.backup.”
  •  Langkah berikutnya kita akan mengcopy php.ini-development ke /etc/php/7.0/apache2/php.ini, kita tinggal memasukkan perintah “sudo cp /usr/lib/php/7.0/php.ini-development /etc/php/7.0/apache2/php.ini.”
  • Dan langkah terakhir kita restart apache nya dengan perintah “sudo service apache2 restart”.
  • Berikut ini salah satu contoh dari penulis mengcoding dan terjadi kesalahan akan muncul seperti gambar dibawah ini.
F. Kesimpulan
      Dari pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan dari merubah konfigurasi php dari production menjadi development berguna untuk menampilkan error pada source code jika kita mencoding dan dibuka pada web browser.
G. Referensi
Sekian dan Terimakasih.
SMK Bisa!!
Wassalamu’alaikum wr.wb.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s