Pengenalan PHP OOP

Assalamu’alaikum wr.wb.
A. Pengertian
    Menurut wikipedia bahasa Inggris yang diterjemahkan, PHP adalah server-side scripting language dirancang terutama untuk pengembangan web tetapi juga digunakan sebagai bahasa pemrograman tujuan umum . Awalnya dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994, PHP implementasi referensi sekarang diproduksi oleh The PHP Tim Pengembangan. PHP awalnya berdiri untuk Personal Home Page, tetapi sekarang berdiri untuk rekursif singkatan PHP: Hypertext Preprocessor.
   Menurut wikipedia bahasa Indonesia, Pemrograman Berorientasi Obyek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya,
B. Latar Belakang
      Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming atau OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Objek adalah struktur data yang terdiri dari bidang data dan metode bersama dengan interaksi mereka untuk merancang aplikasi dan program komputer. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya. Pada jaman sekarang, banyak bahasa pemrograman yang mendukung OOP.
       OOP adalah paradigma pemrograman yang cukup dominan saat ini, karena mampu memberikan solusi kaidah pemrograman modern. Meskipun demikian, bukan berarti bahwa pemrograman prosedural sudah tidak layak lagi. OOP diciptakan karena dirasakan masih adanya keterbatasan pada bahasa pemrograman tradisional. Konsep dari OOP sendiri adalah semua pemecahan masalah dibagi ke dalam objek. Dalam OOP data dan fungsi-fungsi yang akan mengoperasikannya digabungkan menjadi satu kesatuan yang dapat disebut sebagai objek.
C. Tujuan
       Bertujuan untuk mempelajari dan mengenal tentang php oop.
D. Pembahasan
=> Konsep Dasar dari OOP
  • Kelas — kumpulan atas definisi data dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebagai contoh ‘class of dog’ adalah suatu unit yang terdiri atas definisi-definisi data dan fungsi-fungsi yang menunjuk pada berbagai macam perilaku/turunan dari anjing. Sebuah class adalah dasar dari modularitas dan struktur dalam pemrograman berorientasi object. Sebuah class secara tipikal sebaiknya dapat dikenali oleh seorang non-programmer sekalipun terkait dengan domain permasalahan yang ada, dan kode yang terdapat dalam sebuah class sebaiknya (relatif) bersifat mandiri dan independen (sebagaimana kode tersebut digunakan jika tidak menggunakan OOP).
  • Objek — membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit dalam sebuah program komputer; objek merupakan dasar dari modularitas dan struktur dalam sebuah program komputer berorientasi objek.
  • Abstraksi — Kemampuan sebuah program untuk melewati aspek informasi yang diproses olehnya, yaitu kemampuan untuk memfokus pada inti. Setiap objek dalam sistem melayani sebagai model dari “pelaku” abstrak yang dapat melakukan kerja, laporan dan perubahan keadaannya, dan berkomunikasi dengan objek lainnya dalam sistem, tanpa mengungkapkan bagaimana kelebihan ini diterapkan. Proses, fungsi atau metode dapat juga dibuat abstrak, dan beberapa teknik digunakan untuk mengembangkan sebuah pengabstrakan.
  • Enkapsulasi — Memastikan pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan dalam dari sebuah objek dengan cara yang tidak layak; hanya metode dalam objek tersebut yang diberi izin untuk mengakses keadaannya. Setiap objek mengakses interface yang menyebutkan bagaimana objek lainnya dapat berinteraksi dengannya. Objek lainnya tidak akan mengetahui dan tergantung kepada representasi dalam objek tersebut.
  • Polimorfisme melalui pengiriman pesan. Tidak bergantung kepada pemanggilan subrutin, bahasa orientasi objek dapat mengirim pesan; metode tertentu yang berhubungan dengan sebuah pengiriman pesan tergantung kepada objek tertentu di mana pesa tersebut dikirim. Contohnya, bila sebuah burung menerima pesan “gerak cepat”, dia akan menggerakan sayapnya dan terbang. Bila seekor singa menerima pesan yang sama, dia akan menggerakkan kakinya dan berlari. Keduanya menjawab sebuah pesan yang sama, namun yang sesuai dengan kemampuan hewan tersebut. Ini disebut polimorfisme karena sebuah variabel tungal dalam program dapat memegang berbagai jenis objek yang berbeda selagi program berjalan, dan teks program yang sama dapat memanggil beberapa metode yang berbeda di saat yang berbeda dalam pemanggilan yang sama. Hal ini berlawanan dengan bahasa fungsional yang mencapai polimorfisme melalui penggunaan fungsi kelas-pertama.
=> Kelebihan dari OOP pada aplikasi
  • Sintaks lebih terstruktur
  • Terekomodasi
  • Hemat waktu
  • Aplikasi lebih mudah dikembangkan
  • Lebih cocok untuk aplikasi yang berskala besar
=> Bahasa pemrograman yang mendukung OOP antara lain:
  • Visual Foxpro
  • Java
  • C++
  • Pascal (bahasa pemrograman)
  • SIMULA
  • Smalltalk
  • Ruby
  • Python
  • PHP
  • C#
  • Delphi
  • Eiffel
  • Perl
  • Adobe Flash AS 3.0
 => Hal-hal dibawah merupakan beberapa cara untuk memahami konsep OOP
  • Pengenalan struktur dasar PHP OOP
  • Class, property, Method, Object PHP OOP
  • Function instructur dan destractor PHP OOP
  • Inheritance dan encapsulasi
  • Polymorhisme
E. Kesimpulan
    Dari pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan OOP dalam sebuah aplikasi memiliki kelebihan yang besar. Dan dalam penggunaan sintaks OOP ini tidak terlalu memakan banyak waktu dan space karena penggunaan function yang lebih optimal.
F. Referensi 
Sekian dan Terimakasih.
SMK Bisa!!
Wasalamu’alaikum wr.wb.
Advertisements