Require dan Include pada PHP

Assalamu’alaikum wr.wb.

A. Pengertian

   Menurut wikipedia bahasa inggris yang diterjemahkan,  PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.

B. Latar Belakang

     PHP memiliki kemampuan untuk menyertakan file php lainnya ke dalam suatu program PHP. Tentunya kemampuan ini sangat berguna bagi programmer karena tidak perlu menuliskan suatu perintah yang diperlukan di setiap file berulang kali, cukup ditulis di satu file dan disertakan di file yang memerlukannya. Contoh bagian dari program PHP yang biasanya dituliskan di file terpisah dan disertakan di file-file lainnya adalah potongan program untuk melakukan koneksi ke database. Kita tentu sudah memahami bahwa koneksi ke database harus dilakukan terlebih dahulu sebelum kita berurusan dengan data yang disimpan di database.

     Terkait dengan hal tersebut, PHP memiliki beberapa fungsi untuk menyertakan suatu file yaitu include(), require(), include_once() dan require_once(). Lalu apa perbedaan antara keempat fungsi tersebut? Dan sebaiknya kita menggunakan fungsi yang mana? Dalam tutorial singkat ini akan dijelaskan mengenai maksud dan perbedaan dari fungsi-fungsi tersebut serta kapan kita harus menggunakannya.

C. Alat dan Bahan

  • Text Editor (Sublime Text)
  • OS linux 18.1
  • Browser
  • Koneksi internet

D. Tujuan

      Bertujuan untuk mengetahui dan memahami serta menerapkan sintaks dasar dari include dan require pada php.

E. Tahap Pelaksanaan

     Pada tahap pelaksanaan ini kita bisa akan membuat sebuah template sederhana. Teman-teman dapat memperhatikan sintaks nya pada dibawah ini.

  • Sintaks dasar dari penggunaan require() yaitu seperti dibawah ini.

       => require (‘header.php’);//biasanya diletakkan setelah sintaks awal php.

  • Sintaks dasar dari penggunaan include() yaitu seperti dibawah ini.

       => include (‘header.php’);//biasanya diletakkan setelah sintaks awal php.

 ->> Dibawah ini merupakan contoh penerapan dari penggunaan dari include dan require.

  • Isi file, simpan pada /var/www/html dengan nama “index.php”.

                       <?php

                       //menyisipkan file tes.php di sini
                       include(‘tes.php’);
                       //syntax di bawah adalah isi dari file index.php
                       echo “Belajar Include() dan Require()”;
                      ?>
  • Dibawah ini sintaks test.php

                    <?php
                       echo “

ISI FILE test.php

“;
                     ?>

  • Dan hasil dari kedua coding diatas yaitu seperti dibawah ini.

F. Kesimpulan

       Dari pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan dari include dan require ini dapat mempermudah kita untuk bisa menyisipkan atau menghubungkan antar halaman yang berformat php.

G. Referensi

Sekian dan Terimakasih.

SMK Bisa!!

Wasalamu’alaikum wr.wb.

Advertisements