Pengenalan IF dalam PHP

Assalamu’alaikum wr.wb.
A. Pengertian
   Menurut W3Schools kondisi if..else..elseif.. merupakan pernyataan bersyarat digunakan untuk melakukan tindakan yang berbeda berdasarkan kondisi yang berbeda.
   Menurut wikipedia bahasa Inggris yang diterjemahkan, pernyataan bersyarat, ekspresi kondisional dan konstruksi kondisional adalah fitur dari bahasa pemrograman , yang melakukan perhitungan yang berbeda atau tindakan tergantung pada apakah seorang programmer yang ditentukan boolean kondisi bernilai true atau false.
B. Latar Belakang
     Di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini, Website menjadi hal yang sudah tidak asing lagi terdengar pada telinga kita, kususnya dalam dunia internet. Meskipun sudah banyak orang mempunyai homepage di internet baik yang menggunakan ISP maupun server web gratis, tetapi pada umumnya homepage tersebut bersifat statis dan tidak dapat berinteraksi dengan pengunjung web.
      Kebanyakan orang pada umumnya hanya berperan sebagai pengguna dan sebagian kecil saja yang mengetahui proses dibaliknya dikarenakan tidak menguasai pemrograman web. Pada dasar pembuatanya, sebuah homepage yang dapat berinteraksi dengan pengunjung website atau homepage dinamis tidak diperlukan kemampuan pemrograman yang tinggi.
C. Alat dan Bahan
  • Text editor
  • Laptop
  • W3Schools online/offline 
  • OS Linux mint 18.1 serena
D. Tujuan
   Bertujuan untuk mengetahui fungsi dari percabangan yaitu dengan if..else..elseif dan memahami cara penggunaannya dalam coding.
E. Pembahasan
    Didalam PHP memiliki 4 persyaratan bersyarat yaitu :
  • if statement : mengeksekusi beberapa kode jika salah satu kondisi benar
  • if … else : mengeksekusi beberapa kode jika kondisi benar dan kode lain jika kondisi itu adalah palsu
  • if … elseif …. else statement : mengeksekusi kode yang berbeda selama lebih dari dua kondisi
  • statement switch : memilih salah satu dari banyak blok kode yang akan dieksekusi
    Disini kita langsung saja mengenal sintaks dasar dan contoh penerapan diatas.
    1. if statement
   
        Sintaks dasar dari if yaitu seperti berikut ini.
            if (kondisi) {
                   Kode yang dijalankan jika kondisi benar
;
             }
 
  • Contoh penerapan :
    
    
    
     <?php
         $pisang_goreng = 3;
        if ($pisang_goreng > 0) {
           echo “Wah ada pisang goreng! Makan ah!”;
       }
     ?>
    
    
  • Hasil dari coding diatas yaitu 
Hasilnya seperti gambar ini karena $pisang_goreng tersebut nilainya lebih besar dari 0
    2. If…else..
       If..else akan mengeksekusi beberapa kode jika kondisi benar dan kode lain jika kondisi itu adalah palsu.
   Sintaks dasarnya yaitu seperti dibawah ini.
       if (condition) {
           
Kode yang dijalankan jika kondisi benar;
       } else {
           
Kode yang dijalankan jika kondisi salah;
      
}
  • Contoh penerapan dari sintaks dasar diatas yaitu seperti ini.
    
    
    
       <?php
          $nama = “Tiffany”;
         if ($nama == “Taeyeon”) {
              echo “Saya kenal anda!”;
        } else {
             echo “Kamu siapa ya?”;
        }
        ?>
    
    
  • Dan hasilnya seperti dibawah ini.
Hasilnya keluar seperti gambar karena statement awal itu salah maka langsung ke tahap 2 untuk di proses.

     3. If..ElseIf..Else
          If..ElseIf..Else akan mengeksekusi kode yang berbeda selama lebih dari dua kondisi. Sintaks dasarnya yaitu seperti berikut.
        if (condition) {
           
Kode yang dijalankan jika kondisi benar;     
       } elseif (condition) {
            
Kode yang dijalankan jika kondisi benar;
       
} else {
           
Kode yang dijalankan jika semua kondisi salah;
       
}
  • Contoh penerapan :
      
      
      
       <?php
          $tebakan = 5;
          $angka = 2;
          if ($tebakan < $angka) {
            echo “Tebakan terlalu rendah!”;
         } elseif ($tebakan > $angka) {
            echo “Tebakan terlalu tinggi!”;
         } else {
           echo “Tebakan anda benar!”;
        }
       ?>
     
     
  • Hasil dari coding diatas yaitu :
    4. Switch
  
      Switch untuk memilih salah satu dari banyak blok kode yang akan dieksekusi. Sintaks dasarnya seperti dibawah ini.
switch (n) {
    case label1:
        code akan dieksekusi if n=label1;
        break;
    case label2:
        code akan dieksekusi if n=label2;
        break;
    case label3:
        code akan dieksekusi if n=label3;
        break;
    …
    default:
         Kode yang dijalankan jika n berbeda dari semua label;
}
  •  Contoh penerapan dari sintaks dasar diatas yaitu 
       
       
       

        <?php
           switch (2) {
               case 0:
                  echo ‘Nilainya adalah 0’;
              break;
              case 1:
                 echo ‘Nilainya adalah 1’;
             break;
             case 2:
                 echo ‘Nilainya adalah 2’;
            break;
            default:
                  echo ‘Nilainya bukan 0, 1, maupun 2’;
            }
           ?>
          
          

  •  Hasil dari pengcodingan diatas yaitu 
Sebelumnya kita akan mencari nilai 2 yaitu hasilnya juga akan mencari nilai 2 dan yang lainnya diabaikan.
F. Kesimpulan
    Dari pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan if..else..elseif dalam php yaitu untuk menentukan kondisi yang berbeda.
G. Referensi
Sekian dan Terimakasih.
SMK Bisa!!
Wasalamu’alaikum wr.wb.
Advertisements